Direktur Reserse Kriminal Polda Aceh, Kombes (Pol) Esa Permadi di Banda Aceh, Minggu (18/4/2010) pagi, menyebutkan, barang bukti itu ditemukan dalam sebuah operasi gabungan Detasemen Khusus (Densus 88) Antiteror Mabes Polri dan Polda Aceh serta Polres Aceh Besar, Sabtu (17/4/2010) petang.
Ia merinci, dari total peluru (amunisi) yang ditemukan itu masing-masing sebanyak 1.239 jenis AK47, 2.825 butir amunisi M16 dan sebuah senjata AK47. "Barang bukti itu ditemukan dalam jurang dengan kedalaman sekitar 50 meter, di sekitar lokasi yang pernah dijadikan tempat pelatihan tersangka teroris, yakni kawasan hutan lindung Cidop Krueng Linteng," katanya.
